TOGEL SINGAPORE

Rabu, 30 Oktober 2019

Sebuah Postingan Kepedulian Rihanna Akan Konflik Yang Berada Di Sudan

Sebuah Postingan Kepedulian Rihanna Akan Konflik Yang Berada Di Sudan


Sebuah postingan bentuk kepedulian Rihanna untuk Sudan


Lewat sebuah unggahannya Rihanna, kembali menceritakan melalui umggahan di instgramnnya. Artis Hollywood itu, untuk pertama kalinya menceritakan akan kepeduliannya kepada tragedi yang berada di Sudan.


Pada 12 Juni 2019, penyanyi fenomenal Rihanna menggunggah akan rasa kepeduliannya itu dan juga keprihatiannya akan kasus pembantaian yang menimpa di Sudan melalui akun Instagram milik pribadinya itu.


Penyanyi Hollywood Rihanna itu, memang dikenal cukup aktif di media sosial. Pada postingan-postingan yang selalu di unggahnya melalui akun Instgram miliknya itu. Salah satunya tentang kepeduliannya akan pembatanian yang berada di Sudan.


Harapannya ini adalah, untuk meningkatkan akan kepeduliannya dan juga kerprihatiannya itu pada tragedi yang sedang berlangsung di Sudan tersebut.


                                          Rihanna with soft colour pink



Sebuah Postingan Kepedulian Rihanna Akan Konflik Yang Berada Di Sudan

Pada akun milik pribadinya, Rihanna menuliskan "they're shooting people"s houses, raping women, burning bodies, throwing them in the nile like vermin, tirmenting people, urinating in them, making them drink sewage water, terrorizing the streets and shopping muslims from going to eid prayer. There is an internet blackout, please share, raise awareness".


Tidak sampai pada postingan itu saja, Rihanna juga membagikan angka-angka dari korban kekerasan yang berada di Sudan tersebut. Lalu dia menuliskan " 500 orang sudah terbunuh, dan 723 orang terluka parah lalu 650 orang sudah di tangkap sisanya 48 wanita dilecehkan juga 6 pria, lalu 1000 orang dikabarkan hilang.




Dari beberapa angka yang telah di jelaskan oleh Rihanna, memang belum jelas akan konfirmasinya. Karena berdasarkan dari keterangan CBS NEWS, dalam beberapa sepekan terakhir ada lebih dari 100 orang yang sudah terbunuh. Dan kemungkinan untuk angka tersebut akan terus bertambah.

Pembantaian yang memang sedang terjadi di Sudan sudah sangat memanas beberapa tahun terakhir belakangan ini. Dan itu terjadi sejak turunnya Presiden yang berada di Sudan, Umar al-Bashir maka demonstrasi besar-besaran pun tidak bisa di elakkan lagi.

Dan rakyat pun menuntut agar pemerintah yang di pegang oleh warga sipil, dan bukannya oleh militer. Akan tetapi tuntutan ini tidak juga kunjung terealisasikan, dan demo pun semakin memanas.


                                            Konflik dan pembantaian yang terjadi di Sudan




Jumlah korban di Sudan pun semakin bertambah, dan ini berdasarkan dari laporan CBS NEWS, setidaknya ada 18 tubuh mayat yang sudah menjadi korban pembantaian di Sudan. Namun pihak militer di Sudan menyebutkan hanya 60 orang saja yang tewas.

Dalam tengah ramainya prokontra kicauan di twitter dengan tagar k-pop dan polotik. #prayforsudan dan itu sempat memuncaki trending twitter Indonesia pagi itu.






Dan banyak yang mengecam untuk aksi tersebut, terutama untuk aksi brutal pemerintahan militer di Sudan yang sudah melakukan kekerasan kepada rakyat sipil yang berada di Sudan. Dan salah satunya adalah penyanyi terkenal Hollywood Rihanna.

Dan semoga aksi segera berhenti, agar tidak ada korban lagi untuk selanjutnya. Tentu ini juga menjadi harapan untuk kita semua.


Tidak hanya untuk di Sudan, tetapi juga untuk seluruh negara lainnya. Agar ini menjadi renungan untuk kita semuanya.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar